7.10.08

Retro Verso

There's always the first time for everything. Dan liburan Lebaran tempo hari adalah kali pertama saya menginap di hotel Inna Samudera Beach, Palabuhan Ratu (note: 'Palabuhan Ratu' tampaknya telah menjadi nama resmi sesuai ejaan Sunda, menggantikan 'Pelabuhan Ratu' yang diambil dari bahasa Indonesia).

Anyway, saya agak bingung untuk memberi rating pada hotel yang konon berstatus bintang 4 ini. Lobi hotel yang standar tanpa tempat duduk tamu maupun AC, lift yang sempit dan bau apak, plester dinding yang mengelupas, tampaknya amat jauh dari skala bintang 4.

Tapiii, jikalau dilihat dari perspektif lain, hotel ini amat layak mendapat bintang 4: nuansa koridor/kamar hingga perabot/perlengkapannya yang serba retro (bahkan di restonya pun menggunakan wadah tisu buatan Jepun tahun 1965), seakan membawa kita kembali ke era 60an, dan amat sangat cocok buat dijadikan setting foto2 retro-verso :)  Selain itu menu buffet-nya pun termasuk beragam dan rasanya enak-enakkk.

Satu hal lagi yang menjadikan hotel ini tetap populer, adalah kehadiran kamar 308 yang dipercaya sebagai kamar keramat Nyi Roro Kidul. Saya sempat masuk ke dalamnya, meski enggan tuk mengambil gambar disana. Nuansanya serba hijau, dan mistis sekali. Bau dupa/menyan merebak kuat, sehingga kami tak betah berlama2 disana.

Ah, mendingan balik lagi ke kamar 306, dan pepotoan narsis disana :)

Kidung Kidul

...alias return to the south sea. Adalah tradisi tahunan keluarga kami tuk kembali ke laut selatan setiap Hari Raya. Kembali ke akar, melantun kidung lautan. Debur ombak, desau angin, gemersik nyiur, ditingkahi bebunyian kolecer dari bebukit karang. Uap garam dan amis makhluk laut bagai mengusik kenangan gen purba kami akan lautan, tempat semua kehidupan berawal mula...

setting: Ocean Queen resort & pantai Cibangban & goa Rawakalong & desa Jampang Kulon & pantai Ujung Genteng

all pictures belong to 2badai. copyright 2008 all rights reserved.

25.9.08

I Kissed Hajar Aswad

...and it was not only in my dream.

Jadi, pada sebuah kunjungan di sebuah mall prestisius yang terletak di selatan ibukota, saya mendapati sebuah gerai parfum yang menjual produk wewangian dari berbagai merk ternama. Sepertinya begitu.


Bagi para kolektor parfum, berada di tempat ini tentunya serasa di awang-awang, karena banyak tersedia merk langka yang wajib diburu.

Overall, saya paling suka wangi salah satu parfum yang namanya cukup mempesona. Aromanya sejuk segar bagai embun pagi, gak heran juga sih kalo parfumnya dikasih nama: Malaikat Subuh!

Namun yang paling menyita perhatian adalah parfum merk Hajar Aswad. Gileeeee, aromanya cuy, benar2 bernuansa Timur Tengah! (I can't describe it in detail, but you know-lah).

Bagaimanapun, jadilah saya difoto sambil mencium Hajar Aswad ini.

..and I wish to be able to kiss the real Hajar Aswad in Makkah. Someday. Amin.

9.9.08

Peucangers, The

>>

The survivors are...

Adhit | The bachelor
Adhiters | Hungry for more
Aryan | Cool-calm-taunya..
Asri | Sister in law
Badai | Irresistable ;p
Daurie | Uninvited but existed
Deasy | Ratnasari Sarumpaet
Didi | Infra-red eye
Emma | Tweety baby
Ezra | Metal rules
Faizal | Gunjing daily
Fida | Livin' la fida loca
Ica | Photogenic aka photo-genit
Ika | Miss pageant
Marley | Opung immortal
Norman | Shirtless no more
Rahmi | Unseen-unheard-unbeatable
Reza | Guardian mommy
Ria | Power of breath
Ricka | Delicious mommy
Sandi | Virus danau Toba
Ulil | Simply gipsy
Wenny | Jackpot winner
Wiena | Sambel terasi

not to forget other parties who have made this trip possible--safe and sound. Thank you all! TNUK, we'll be back...

<<

28.8.08

A No No

WARNING: PARENTAL ADVISORY - EXPLICIT CONTENT

Inilah contoh sikap & perilaku yang sebaiknya tidak ditiru oleh kawula muda selama melakukan trip keluar kota/pulau.

Note:
foto diperagakan oleh model amatir (termasuk patung badak)

(^_^)v



25.8.08

Merah Putih | Peucang

TUJUHBELAS Agustus tahun ini kami lewatkan di pulau Peucang, sebuah pulau kecil di Taman Nasional ujung Kulon. Upacara sederhana, seadanya, tanpa perlu mandi, dan tanpa protokoler resmi namun penuh makna tetap berlangsung lancar dan ceria.

Upacara ditutup dengan pencanangan bendera Travel Warning di pulau Peucang. Travel Warning ini adalah gerakan peduli wisata Indonesia yang menekankan bahwa Indonesia memang indah dan layak kunjung, that Indonesia is dangerously beautiful, and has so many beaches (kok jadi mirip promonya Nadine di kontes Miss Universe?)

Selain kami ada pula peserta upacara dari Yayasan Keluarga Istimewa Indonesia (masyarakat peduli autis) yang melaksanakan ikrarnya di sana.

Selain bendera Travel Warning, tentunya tak ketinggalan bendera merah putih ikut dibentangkan. Gag tanggung-tanggung, dengan ukuran 2.5 x 5 meter, sang merah putih sungguh menambah kebanggaan kami semua, sekaligus menyemarakkan parade foto-foto. Inilah hasilnya!

<<

21.8.08

Simply UK

Mau ke UK? Gampang, UK yang ini terletak di ujung barat pulau Jawa, alias Taman Nasional Ujung Kulon. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 7 jam mulai dari Jakarta-Serang-Pandeglang-Labuan hingga desa Sumur, peradaban terakhir sebelum alam liar. Selanjutnya naik perahu menuju laut lepas, tujuan kami kali ini adalah pulau Peucang.

Subhanallah, jika ditanya keindahan alam di UK. These pictures below represent just a few of it. Masih banyak pesona alam liar yang belum sempat dikunjungi: Jurassic Park, Handeuleum, Panaitan, termasuk Umang (kalo yang ini rate-nya mahal sih ;p)

Selamat menikmati!

:)

note:
all pictures are copyrighted by 2badai

<<